Taruhan Citra Sang Pengacara Kondang

Fenomena yang menimpa Hotman Paris kali ini menjadi studi kasus menarik mengenai persimpangan antara etika profesi hukum, opini publik, dan personal branding di era digital.
 
Sebagai advokat, Hotman memiliki kewajiban profesional dan hak konstitusional untuk membela siapa pun yang meminta jasa hukumnya, termasuk mereka yang dituduh melakukan korupsi. Namun, di mata pengadilan publik media sosial, membela figur yang dianggap "merugikan rakyat" memiliki konsekuensi reputasi yang mahal.
 
Apakah "tsunami unfollow" dan teguran keras dari anak kandungnya ini akan membuat Hotman Paris mundur dari kasus Febrie Adriansyah? Atau sang pengacara nyentrik ini akan tetap bertahan dengan prinsip hukumnya meski harus kehilangan puluhan ribu penggemar? Waktu dan persidangan yang akan menjawabnya. (lz/red)