• Sabtu (18/7/2026): Terjadi unfollow massal. Sebanyak 29.466 akun meninggalkan Instagram Hotman, membuat total followers-nya turun menjadi 9.810.105.
  • Minggu (19/7/2026): Eksodus digital berlanjut. Sebanyak 15.898 akun kembali menekan tombol unfollow.
  • Total Kerugian: Dalam dua hari, Hotman Paris kehilangan 45.364 pengikut, menyisakan sekitar 9,79 juta followers hingga Senin (20/7/2026).
 

Netizen Geram, Isu '74 Kg Emas' Jadi Sorotan

Kolom komentar di berbagai unggahan terbaru Hotman langsung berubah menjadi medan perang. Banyak warganet secara terbuka memamerkan bukti screenshot bahwa mereka telah berhenti mengikuti akun sang pengacara sebagai bentuk protes (boikot digital).
 
Salah satu pemicu utama amarah warganet adalah narasi yang menyebut bahwa Hotman tidak menarik bayaran mahal atau mengambil kasus ini secara pro bono. Isu mengenai barang bukti fantastis berupa "74 kg emas batangan" yang terseret dalam kasus kliennya membuat klaim "tidak mengharap bayaran" terdengar tidak masuk akal bagi publik.
 
"Semahal-mahalnya fee pengacara, emang ada pengacara yang dengar ada 74 kg emas batangan sebagai barang bukti, matanya nggak ijo?" tulis salah satu warganet yang langsung mendapat ribuan likes dan di-repost ke berbagai platform media sosial.
 

Plot Twist! Anak Kandung Ikut 'Ngamuk' dan Bongkar Pencitraan

Jika kritik dari warganet adalah hal yang lumrah bagi seorang figur publik, badai sesungguhnya justru datang dari dalam rumah. Frank Alexander Hutapea, putra Hotman Paris, secara mengejutkan ikut menyerang kebijakan sang ayah melalui Instagram Story pribadinya.
 
Frank tidak tanggung-tanggung menuding sang ayah sedang melakukan pencitraan murahan. Menanggapi komentar warganet mengenai isu bayaran, Frank menulis:
"Halah kebanyakan pencitraan. Fritz married aja angpaonya lu ambil. Ala ala ga mau duit."