Namun klaim palsunya soal pemilihan presiden 2020 serta serangan ke Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 membuat sejumlah platform menangguhkan akunnya.

Trump merespons dengan berinvestasi di perusahaan medianya sendiri dan kini memiliki saham besar di Trump Media and Technology Group.

Truth Social adalah produk andalannya, dan ia memakai platform itu hampir secara eksklusif sejak 2021.

Unggahan yang Menggerakkan Pasar

Trump kerap memakai Truth Social untuk mengumumkan berbagai hal, dari serangan ke Iran hingga perubahan kebijakan dagang.

Selama perang AS-Israel melawan Iran, unggahannya kerap memicu gejolak tajam di pasar energi global.

Sebuah unggahan yang mengumumkan jeda 90 hari untuk tarif baru pada 9 April 2025 turut membuat indeks keuangan melonjak tajam.

Truth API untuk Trader

Trump Media and Technology Group mengumumkan pada Kamis bahwa mereka akan menawarkan feed data berbayar dan berlisensi bernama "Truth API" untuk bank dan perusahaan trading.

Layanan ini memberi akses istimewa ke 10 akun paling berpengaruh di situs itu, dengan akun Trump sebagai yang paling menonjol.

>>> Inggris Rebut Peringkat Tiga Piala Dunia 2026, Putus Rekor Buruk

Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat termasuk yang mengkritik pengumuman itu. Senator Ron Wyden menyebut hal itu akan "membuat trader Wall Street kaya" bersama keluarga Trump.