Bek tengah itu mengakui skuad kecewa dengan performa mereka di semifinal.

"Tentu saja tidak ada yang ingin memainkan pertandingan ini," kata Konate.

Konate memuji keunggulan taktis yang ditunjukkan Spanyol dalam pertandingan sebelumnya.

"Kami sangat termotivasi, tapi kami tidak bisa. Spanyol memang lebih baik," komentarnya.

Ia membandingkan pertandingan terbaru dengan pertemuan sebelumnya melawan Spanyol di Kejuaraan Eropa.

"Spanyol (di Euro) bahkan lebih baik dari yang kami hadapi minggu ini: Yamal 100%, Nico Williams 100%.

Minggu ini kami bermain buruk melawan mereka, saya tidak menyangkalnya, tapi Yamal tidak dalam level maksimal," kata Konate.

Bek tersebut menekankan sulitnya menderita beberapa kekalahan beruntun melawan lawan yang sama, tetapi menekankan perlunya bangkit.

"Tiga kekalahan beruntun melawan Spanyol, itu menyakitkan. Kalah dari mereka bukanlah hal biasa, mereka adalah juara Eropa.

Kami harus bangkit dan melanjutkan," ujar Konate.

Konate memuji Deschamps atas dampak positif yang diberikan pelatih terhadap karier banyak pemain internasional Prancis.

"Kami tidak bisa melupakan semua kebahagiaan yang telah dia berikan," ucap Konate.

Ia menutup dengan merujuk pernyataan pelatih Inggris Thomas Tuchel tentang sifat pertandingan perebutan tempat ketiga.

"Saya melihat Thomas Tuchel mengatakan tidak ada yang ingin memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga ini. Dia benar dalam arti kami ingin bermain di final, bukan pertandingan ini.

Tapi kami tidak punya pilihan," kata Konate.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Hantam AS, Rekor Suhu Pecah

Secara historis, pertandingan perebutan tempat ketiga sering menyajikan skor tinggi dan akhir yang berkesan di edisi turnamen sebelumnya.