Robinhood Chain resmi diluncurkan pada 1 Juli 2026 sebagai blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan Ethereum.

Jaringan ini dirancang untuk mendukung tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dan layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

>>> Roemah Koffie Angkat Budaya Nusantara Lewat Blend Kopi "Cublak Suweng"

Token dan dApps Unggulan

Salah satu inovasi utama Robinhood Chain adalah Token Saham, yang memungkinkan perdagangan saham secara 24/7 di blockchain.

Ekosistem ini juga mendukung berbagai dApps DeFi populer seperti Uniswap, Morpho, dan Lighter.

Pengguna dapat melakukan swap, lending, borrowing, dan aktivitas DeFi lainnya dengan biaya transaksi yang rendah.

>>> Kisah Meme Muhammad Ibnu: Watermark Besar yang Jadi Viral

Fitur Unggulan Robinhood Chain

Robinhood Chain menawarkan waktu blok yang cepat dan kompatibilitas penuh dengan Ethereum Virtual Machine (EVM).

Fitur unggulan lainnya adalah dukungan "AI-native" untuk agen perdagangan otomatis, yang memungkinkan strategi trading cerdas.

Biaya transaksi yang rendah menjadi daya tarik utama bagi pengguna ritel maupun institusi.

>>> Saham SpaceX Anjlok Usai Gagal Luncurkan Starship

Dengan kombinasi RWA, DeFi, dan AI, Robinhood Chain bertujuan menjadi ekosistem keuangan on-chain yang inklusif dan efisien.