"Kita harus menerapkan hukum dan regulasi pemantauan teknologi, sistem peringatan dini, serta sistem tanggap darurat guna memastikan AI selalu berada di bawah kontrol manusia," ujarnya.

AI telah menjadi pilar strategis dalam kebijakan industri China, didorong investasi besar pemerintah untuk membangun ekosistem mandiri dari produksi chip hingga penggunaan konsumen.

Konsumsi harian "tokens" AI di China melonjak seribu kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Meski China masih tertinggal dari AS dalam akses semikonduktor paling mutakhir, mereka unggul dalam pasokan listrik untuk pusat data raksasa.

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), pusat data standar bisa mengonsumsi listrik setara 100.000 rumah tangga, sementara fasilitas hyperscale setara dua juta rumah.

>>> Anwar Ibrahim Usir Semua Warga Israel dari Malaysia

Kapasitas produksi listrik China saat ini lebih dari dua kali lipat AS, dan keunggulan ini diprediksi semakin besar berkat investasi agresif pemerintah dalam jaringan energi nasional.