Selama reaksi, karbon ditangkap oleh natrium hidroksida dan diubah menjadi natrium karbonat padat.

Lebih dari 75 persen karbon plastik asli berakhir sebagai karbonat stabil atau residu organik cair. Kurang dari 13 persen hadir dalam bentuk gas dan dilepaskan ke atmosfer.

Terobosan ini mengatasi keterbatasan gasifikasi yang melepaskan karbon dioksida dalam jumlah besar saat mengolah plastik campuran.

“Dengan mengurangi biaya penyortiran dan kompleksitas proses, teknologi ini berpotensi menjadi teknologi utama generasi selanjutnya yang mendukung ekonomi hidrogen dan ekonomi sirkular,” ungkap Kim, salah satu peneliti.

>>> Steve Lacy Buka Suara soal Trauma, Ketenaran, dan Album Baru 'Oh Yeah?'

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memaksimalkan proses dan menilai kelayakan ekonomi sebelum diterapkan dalam skala besar.