Martinez mencatat bahwa perspektifnya berubah setelah berkeluarga. "Anak-anak saya mengubah hidup saya.

Mereka membuat saya melambat dan menghargai semua yang saya alami. Saya sekarang pria dewasa, saya menikmati hidup," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ia telah memprediksi dampak pentingnya kepada rekan setim sebelum masuk lapangan. "Saya memimpikannya, saya bersumpah.

Saya bilang ke Alexis [Mac Allister] bahwa saya akan mencetak gol, dan saya bilang ke Facu Medina bahwa saya akan masuk dan memenangkan pertandingan," ujarnya.

Martinez mengakui kualitas lawan di final nanti. "Kami akan menghadapi lawan [Spanyol] dengan kualitas luar biasa, tak terkalahkan dalam 37 pertandingan, dengan pemain-pemain hebat.

Sekarang waktunya istirahat dan memulihkan energi positif sebanyak mungkin," katanya.

Ia menyimpulkan semangatnya setelah membawa tim nasional ke final lain. "INILAH MOMEN YANG SAYA MAIN SEPAK BOLA UNTUK INI," ujarnya.

Argentina kini akan bersiap menghadapi Spanyol, yang hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan di turnamen ini.

>>> Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Infrastruktur Strategis Papua Selatan

Sementara itu, Prancis dijadwalkan melawan Inggris pada Sabtu dalam perebutan tempat ketiga.