Misteri Basement dan Tangisan Maria

Petualangan magis mereka bermula dari rasa penasaran khas remaja. Keempat sahabat ini memutuskan untuk menjelajahi sebuah basement tua yang oleh warga sekitar dicap sebagai lokasi paling angker. Alih-alih mencari sensasi, mereka sebenarnya ingin menguji coba alat Ghost Buzzer buatan Raka dan membungkam rumor-rumor liar yang beredar di masyarakat.
 
Namun, di sudut basement yang gelap dan lembap, mereka tidak menemukan monster yang siap menerkam. Sebaliknya, mereka bertemu dengan Maria, seorang arwah penasaran yang berwujud gadis muda.
 
Berbeda dengan hantu pada film horor konvensional yang datang untuk teror, Maria justru datang memohon bantuan. Gadis astral itu menangis tersedu, meminta keempat sahabat tersebut untuk membantunya menemukan "jalan pulang" menuju keabadian, karena ia merasa terjebak di antara dua dunia.
 

Perjalanan Penuh Tantangan Menuju Keabadian

Permintaan Maria tentu saja membuat dilema keempat sahabat. Di satu sisi, mereka adalah anak-anak yang naturally takut terhadap hal mistis. Di sisi lain, hati kecil mereka tidak tega mendengar isak tangis Maria yang dipenuhi penyesalan. Didorong oleh rasa empati dan semangat tolong-menolong, Nizam, Vindy, Udin, dan Raka sepakat untuk menerima misi gila tersebut.
 
Perjalanan mengantar Maria pulang ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka harus melewati berbagai rintangan, memecahkan teka-teki misterius, dan menghadapi berbagai makhluk astral lain yang menghuni dunia perantara.
 
Salah satu titik balik dalam cerita terjadi ketika mereka bertemu dengan Ani, arwah lain yang ternyata memiliki benang merah dengan masa lalu Maria. Kehadiran Ani membuka tabir misteri yang selama ini terkubur. Penonton diajak untuk menyelami kisah kelam, penyesalan, dan perjuangan para arwah yang belum tuntas semasa hidupnya.