Hingga kuartal I 2026, program ini telah mendukung lebih dari 20.000 penjual lokal pilihan.

Jumlah penjual yang bergabung meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah listing produk Buatan Indonesia tumbuh 44% hingga mendekati 2 juta produk.

Hal ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap produk lokal.

"Kisah Sakha Coffee menunjukkan bahwa ketika produk lokal semakin mudah ditemukan oleh konsumen, manfaatnya tidak berhenti pada pertumbuhan bisnis.

Di baliknya terdapat lapangan kerja yang tercipta, petani yang memperoleh akses pasar lebih luas, dan rantai pasok lokal yang semakin kuat," ujar Vonny Ernita Susamto, Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperkuat kapasitas UMKM.

Sejak 2024, program Waktunya STARt Go Digital telah melatih lebih dari 4.800 UMKM, kreator, dan afiliator, dengan lebih dari 77% peserta berasal dari luar Jabodetabek.

>>> OpenAI Dikabarkan Garap Speaker AI Tanpa Layar yang Bisa Bergerak

Tokopedia dan TikTok Shop juga berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah untuk memperluas digitalisasi UMKM melalui pelatihan, pengembangan kreator, serta program pemberdayaan di berbagai daerah.