Sesi LIVE Shopping juga menarik perhatian pemilik coffee shop yang melakukan pembelian untuk bisnis mereka.

"Tokopedia dan TikTok Shop membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia.

Yang paling penting, kami bisa menceritakan asal-usul setiap kopi kepada konsumen melalui konten dan LIVE Shopping," ujar Teuku Andi Nova Reza, Pendiri Sakha Coffee Roastery.

Pertumbuhan yang Mengalir hingga ke Petani dan Komunitas

Salah satu momen paling berkesan adalah saat mengikuti program #BeliLokal Tokopedia dan TikTok Shop. Selama kampanye, penjualan Sakha Coffee meningkat hingga 60% dibandingkan hari biasa.

>>> Samsung Perkenalkan Fluid AI Design System, Filosofi Desain Generatif Berbasis AI

Peluncuran eksklusif kopi Excelsa asal Sumedang menjadi salah satu yang paling membanggakan. Varietas kopi yang hanya menyumbang sekitar 2% dari produksi kopi dunia tersebut berhasil terjual habis.

Berawal dari tim kecil yang hanya terdiri dari lima orang, Sakha Coffee kini telah berkembang menjadi perusahaan yang membuka peluang kerja bagi lebih dari 100 orang.

Pertumbuhan tersebut mencakup tim kantor, produksi, pengemasan, hingga host LIVE Shopping.

Perusahaan juga bermitra dengan petani kopi dari berbagai daerah, termasuk Mandailing, Karo, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, Ijen, Flores, Bali, Toraja, dan Papua.

Semakin banyak hasil panen kopi Nusantara yang dapat menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

"Bagi kami, ketika masyarakat memilih kopi lokal, mereka bukan hanya membeli sebuah produk.

Mereka juga ikut mendukung petani kopi Indonesia, membuka peluang kerja, dan mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal untuk terus berkembang," tambah Teuku.

#BeliLokal Membuka Peluang bagi Lebih Banyak UMKM Indonesia

Kisah Sakha Coffee merupakan salah satu contoh bagaimana program #BeliLokal membantu produk lokal berkembang melalui ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop.