>>> Kejuaraan Terbuka 2026 di Royal Birkdale: Lapangan Baru, Tantangan Baru

Dalam ajang tersebut, SILA Tea yang merupakan alumni WMM memperkenalkan produk teh premium khas Indonesia yang telah memenuhi standar pasar ekspor.

Sementara itu, Fisnack, UMKM binaan MMF, menampilkan camilan berbahan dasar ikan dengan inovasi produk dan kemasan yang kompetitif untuk pasar internasional.

Hingga saat ini, Bank Mandiri telah membina lebih dari 700 UMKM dari berbagai sektor usaha melalui program yang mencakup peningkatan kapasitas, digitalisasi bisnis, penguatan daya saing, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Keikutsertaan pada Summer Fancy Food Show 2026 menjadi momentum strategis bagi UMKM Indonesia untuk memperluas jejaring bisnis internasional, membuka peluang kerja sama dengan pembeli global, sekaligus meningkatkan potensi ekspor produk nasional secara berkelanjutan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri membangun keunggulan yang berkelanjutan bagi UMKM Indonesia melalui penguatan kapasitas, akses pasar, dan kolaborasi lintas ekosistem.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri menjadi bukti transformasi BUMN yang berjalan melalui penguatan kolaborasi, inovasi layanan, dan pemberdayaan sektor produktif yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah, pelaku industri, dan berbagai mitra strategis untuk mempercepat transformasi UMKM Indonesia menjadi pelaku usaha berkelas dunia," kata Bayu.

>>> Wamenag Bicara Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Jangan Terburu-buru Simpulkan

"Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami berkomitmen menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang semakin inklusif dan berkelanjutan sehingga UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional," pungkas Bayu.