Banyak yang justru lebih mengutamakan karakter seperti baik hati, bertanggung jawab, saling menghormati, dan punya tujuan hidup.

Ia mengingatkan bahwa media sosial sering kali hanya menampilkan pendapat-pendapat ekstrem karena lebih mudah menarik perhatian.

"Pendapat yang ekstrem jauh lebih cepat menyebar dibanding pandangan yang lebih seimbang," ujarnya.

Billeci juga menyoroti bahwa banyak orang kini lebih mengejar chemistry instan dibanding kecocokan jangka panjang.

Padahal, menurutnya, hubungan yang dibangun dari persahabatan dan kesamaan nilai memiliki peluang lebih besar untuk bertahan.

"Chemistry yang kuat belum tentu berarti benar-benar cocok. Hubungan yang berawal dari persahabatan biasanya memiliki peluang sukses lebih besar.

>>> Hands-on Samsung Galaxy A27 5G: Apa Saja sih Upgradenya?

Ketika seseorang menerima kita apa adanya, hubungan pun terasa lebih sehat," tutupnya.