San Antonio Spurs secara resmi menandatangani perpanjangan kontrak lima tahun untuk Victor Wembanyama pada 10 Juli 2026. Kesepakatan ini mengikat pemain All-NBA tersebut hingga musim 2031–2032.

Menurut laporan ESPN dan NBA. com, kontrak ini menjadi yang termahal dalam sejarah franchise Spurs.

>>> Dua Gempa Bumi Kecil Guncang California Utara dan Selatan

Nilainya diperkirakan melebihi 250 juta dolar AS jika opsi pemain di musim terakhir diaktifkan.

Wembanyama memilih menerima 25 persen dari batas gaji, bukan mengejar supermax yang nilainya lebih dari 300 juta dolar.

Keputusan ini menghemat sekitar 50 juta dolar bagi tim.

Pengumuman resmi dilakukan setelah musim kompetitif di mana Wembanyama membawa Spurs ke NBA Finals. Tim menyebutnya sebagai "perpanjangan kontrak multi-tahun" dalam pernyataan resmi.

>>> Gempa Bumi Minor Guncang Wilayah Cloverdale di Sonoma County

Fleksibilitas Finansial dan Kritik Sistem

Kesepakatan ini memberi Spurs ruang untuk mengelola batas gaji di masa depan.

Tim dapat mempertahankan pemain muda seperti Stephon Castle dan Dylan Harper tanpa segera melanggar ambang pajak kemewahan.

Namun, keputusan ini menuai kritik terkait struktur perundingan kolektif liga. Kritikus menilai sistem tersebut memaksa atlet memikul beban menjaga kedalaman tim.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pemain NBA, David Kelly, menyatakan sistem seharusnya tidak membebani pemain untuk berkorban demi menjaga tim tetap kompetitif.

>>> Hakim Federal Batalkan Kesepakatan Pajak Donald Trump

"Kami punya masalah dengan sistem seperti itu," ujarnya.