Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Pape Thiaw dan seluruh staf kepelatihannya.

Keputusan ini diumumkan setelah Senegal tersingkir secara dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

>>> Stigma 'Kacamata Mesum' Bikin Pemiliknya Takut Pakai di Tempat Umum

FSF menilai hasil yang diraih timnas Senegal di turnamen tersebut menjadi dasar perlunya evaluasi menyeluruh. Langkah pergantian pelatih diambil demi meningkatkan daya saing tim pada kompetisi mendatang.

"Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya," tulis pernyataan resmi FSF.

Federasi menegaskan langkah ini diperlukan untuk kepentingan terbaik sepak bola Senegal.

Kekalahan Dramatis dari Belgia Jadi Titik Balik

Pemecatan Pape Thiaw tidak lepas dari kegagalan Senegal di babak 32 besar saat menghadapi Belgia.

Singa Teranga sempat unggul dua gol, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga Belgia memaksakan perpanjangan waktu dan menang 3-2.

Sebelumnya, perjalanan Senegal di Piala Dunia 2026 berjalan naik turun.

>>> Larian Studios Tawarkan Kode Baldur's Gate 3 ke Gerard Way My Chemical Romance

Mereka menelan kekalahan dari Prancis dan Norwegia di fase grup, namun berhasil lolos ke fase gugur setelah mengalahkan Irak.

Kegagalan menjaga keunggulan menjadi sorotan utama dalam evaluasi federasi.

Hasil ini juga membuat Senegal gagal mengulangi pencapaian terbaik mereka yang pernah menembus perempat final Piala Dunia 2002.

Warisan Pape Thiaw Bersama Singa Teranga

Ironisnya, saat Senegal mencatat sejarah pada Piala Dunia 2002, Pape Thiaw merupakan salah satu pemain yang memperkuat tim.

Ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Senegal pada 2024 untuk menggantikan Aliou Cisse.

>>> PlayStation Ditinggalkan Pasar Game Fisik Rp6,5 Triliun, Asosiasi Ritel Inggris Kritik

Keputusan FSF ini menandai berakhirnya era Thiaw yang hanya berlangsung sekitar dua tahun. Federasi kini akan mencari pengganti untuk membangun kembali tim menuju turnamen-turnamen selanjutnya.