Wuling Aira EV resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik kompak terbaru yang akan meluncur di GIIAS 2026.

Meski dibangun di platform yang sama dengan Wuling Air EV, Aira EV hadir dengan sejumlah perbedaan signifikan.

>>> Indah Nada Puspita Hadirkan Sentuhan Estetik Italia di Koleksi Hijab Terbaru

Desain 4 Pintu dan Dimensi Lebih Besar

Perbedaan paling mencolok adalah desain 4 pintu pada Aira EV, memudahkan akses ke baris belakang.

Dimensi Aira EV mencapai panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.190 mm.

Sementara Air EV memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.531 mm, dan wheelbase 2.010 mm.

Artinya, Aira EV lebih panjang 29 cm dan jarak sumbu roda lebih panjang 180 mm.

Baterai, Motor, dan Fast Charging

Keduanya sama-sama menggunakan baterai LFP.

Aira EV berkapasitas 25,1 kWh dengan jarak tempuh 300 km (CLTC), sedangkan Air EV 26,7 kWh dengan klaim jarak tempuh sama.

Motor listrik keduanya identik, yakni 30 kW penggerak roda belakang.

>>> Piala Dunia 2026 Jadi Sasaran Phishing, Serangan Tembus 140 Juta

Perbedaan penting: Aira EV mendukung DC fast charging CCS2 selain AC charging, sementara Air EV hanya AC charging.

Wuling belum merinci durasi pengisian daya untuk Aira EV.

Dari segi kaki-kaki, Aira EV menggunakan pelek 13 inci dengan ban 155/70, sedangkan Air EV 12 inci dengan ban 145/70.

Keduanya sama-sama menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan penggerak roda belakang.

Fitur Aira EV meliputi mode berkendara, parkir elektronik, lampu follow-me-home, head unit 10,1 inci, cluster meter 7 inci, TPMS, Hill Hold Control, ESC, sensor dan kamera parkir belakang, serta EPB dengan AVH.

Air EV sudah memiliki rem parkir elektronik, keyless entry, kamera belakang, VSC, airbag, dan fitur WIND yang tidak ada di Aira EV.

>>> Samsung Galaxy A27 5G Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp5,3 Juta

Wuling Aira EV diperkirakan dijual di bawah Rp200 juta, dengan harga resmi diumumkan saat GIIAS 2026.