Pohon sukun juga dapat berproduksi hampir sepanjang tahun. Karakter ini membuat sukun berpotensi mendukung sistem pangan yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim.

Tantangan Hilirisasi

Meski potensinya besar, Edi menilai pengembangan sukun masih menghadapi tantangan pada hilirisasi dan penerimaan pasar.

Nilai tambah sukun dapat meningkat jika tidak hanya dijual segar, tetapi diolah menjadi tepung untuk bahan baku roti, mi, kue, dan produk pangan modern.

Diversifikasi produk dinilai dapat membuka peluang pasar lebih luas dan meningkatkan pendapatan petani.

Peluang ekspor juga terbuka, namun promosi cara mengolah dan mengonsumsi sukun perlu diperkuat agar masyarakat internasional lebih mengenalnya.

>>> 4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan dan Terjangkau

Edi mencontohkan keberhasilan nangka menembus pasar global sebagai gambaran bahwa sukun memiliki peluang serupa.