Temon yang belum sempat mengonsumsi makanan apa pun mendadak mengeluhkan rasa nyeri yang hebat di bagian dadanya setelah meminum sedikit teh hangat.

"Belum, baru minum teh hangat doang. Minta roti juga belum sempat saya bikinin.

Pas dia keluar, sudah langsung ngeluh sakit di dadanya. Minum teh sedikit, saya tanya, 'Sudah mendingan enggak?

>>> Film Baru Stephen Chow, Kung Fu Soccer Tayang di Indonesia 12 Agustus

Kita ke rumah sakit.'"

"Kalau sudah ngeluh, berarti dia emang udah nggak bisa nahan sakitnya," ungkapnya.

Di tengah kepanikan, Temon masih memperlihatkan kekuatan fisiknya dengan berjalan sendiri menuju kendaraan yang akan membawanya ke fasilitas kesehatan, sembari memegangi sang istri.

Sepanjang perjalanan, ia berupaya menahan rasa sakit di dada dan kepala sambil mengingatkan istrinya untuk mengabarkan pembatalan janji temu kepada salah satu rekannya.

"Almarhum jalan sendiri, cuma pegangan sama saya. Masuk ke mobil pun enggak ada yang sulit, biasa aja.

Ngomong pun biasa, cuma ya memang nahan sakit di dada sama di kepala. Saya pijitin, saya bawain minyak angin," cerita Mae.

"Enggak ada ngeluh gimana-gimana, cuma kasih tahu suruh hubungin ini dan itu, ada satu orang yang dia sudah ada janji.

Saya bilang, 'Enggak usah mikirin kayak gitu, fokus Abangnya sembuh aja, acara masih lama,'" kenangnya.

Percakapan tersebut ternyata menjadi momen terakhir Mae bersama sang suami.

Di balik kepergian yang mendadak, ia mengenang sosok Temon sebagai figur kepala keluarga yang luar biasa dan selalu berhasil menghadirkan tawa di dalam rumah.

Ia menyebut suaminya adalah sosok penyayang yang sudah dikenalnya sejak berusia 18 tahun saat mendiang masih berkarier sebagai penyiar radio.

"Buat saya sama anak saya, mungkin orang tahunya Mas Temon itu gimana, tapi kalau buat saya dia selalu bisa bikin saya ketawa.

Sekesel apa pun saya, dengan omongan dia sedikit pun pasti udah bikin saya ketawa," ucap Mae.

"Dia suami yang hebat. Walaupun di mata orang lain pendapatnya banyak, tapi buat saya dia selalu ada.

Buat dia, sebuah kebahagiaan kalau melihat saya bisa ketawa. Sama anaknya juga dia ngajarin komedi.

>>> Sinopsis Die Another Day, Bioskop Trans TV 12 Juli 2026

Mudah-mudahan dia tenang," tutup Mae.