Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7) siang.

Insiden melibatkan mobil pikap atau bak terbuka dengan dua truk besar.

>>> Eropa Catat 10.650 Kematian Berlebih Akibat Gelombang Panas, Inggris Terparah

Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Tiga orang di antaranya meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), sementara sisanya meninggal saat dalam perawatan di dua rumah sakit.

Para korban dirawat di RS Bhayangkara Losarang dan RS Mitra Plumbon Widasari, keduanya di Kabupaten Indramayu.

Korban Meninggal di RS Bhayangkara

Korban meninggal yang dirawat di RS Bhayangkara meliputi Mohamad Iqbal (12) warga Desa Kiajaran Kulon; Ayu Wulandari (32), Sawen (40), Karsinih (60), Sanerah (46), dan Idah (39) warga Desa Cempeh; Sinta (32) warga Desa Jatisura; serta Riyan Toni (6) warga Desa Kiajaran Kulon.

Korban Meninggal di RS Mitra Plumbon

Di RS Mitra Plumbon, korban meninggal adalah Atsal Albara (3), Yunah (49), dan Warkidi (45) warga Desa Cempeh, serta Tamara (22) warga Desa Kiajaran Kulon.

Korban Luka

Selain korban meninggal, sejumlah korban luka masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon.

>>> Viral Messi Marah-marah ke Wasit Portugal di Piala Dunia 2026

Sebagian besar korban luka adalah anak di bawah umur dan seluruhnya warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea.

Kronologi Kecelakaan

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif menjelaskan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan: mobil bak terbuka, kendaraan wing box, dan truk Hino.

Mobil bak terbuka membawa 17 penumpang sepulang acara pernikahan.

Saat sopir berniat memutar arah, kendaraannya ditabrak wing box, lalu terdorong ke depan dan ditabrak truk Hino dari arah berlawanan.

Pada Senin (13/7) pagi, Satlantas Polres Indramayu dan Ditlantas Polda Jabar melakukan olah TKP dengan metode Traffic Analisis Accident (TAA).

>>> Alasan Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

"Nanti sekitar jam 09.00 WIB (olah tempat kejadian)," kata Undang saat dihubungi.