Bagi Anduril, kontrak ini merupakan terobosan besar.

>>> Klasemen Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026: Ramadhipa Naik ke Peringkat 3

Perusahaan yang didirikan Palmer Luckey ini telah beralih dari pengawasan perbatasan ke salah satu program kekuatan udara terpenting di AS.

Fasilitas manufaktur Arsenal-1 Anduril di Ohio bernilai $1 miliar dan diperkirakan mempekerjakan lebih dari 4.000 orang dalam dekade mendatang.

Produksi Fury direncanakan dimulai di sana, dengan Anduril menekankan penggunaan material komersial dan rantai pasok untuk mempercepat produksi dibandingkan pertahanan tradisional.

Perusahaan teknologi pertahanan yang lebih baru berusaha membuktikan mereka dapat membangun sistem canggih dengan cepat, sementara Pentagon mencari cara menghindari siklus pengadaan yang lambat dan mahal.

FQ-44 kini menjadi salah satu uji coba paling jelas apakah model itu dapat berhasil.

Angkatan Udara mengonsumsi sekitar 2 miliar galon bahan bakar penerbangan setiap tahun, dengan bahan bakar penerbangan mencakup sekitar 81 persen dari total anggaran energinya.

Meskipun angka konsumsi bahan bakar FQ-44 belum dirilis, program pesawat skala besar tetap perlu menjadi bagian dari percakapan energi.

Pesawat yang lebih efisien dan perencanaan misi yang lebih cerdas dapat mengurangi kebutuhan tanker, menurunkan risiko logistik, dan memangkas biaya.

FQ-44 dirancang untuk beroperasi dengan tingkat otonomi tinggi namun tetap menjaga pengawasan manusia atas penggunaan senjata dan keputusan tempur kritis.

Para pemimpin Angkatan Udara membingkai program CCA sebagai kerja sama manusia-mesin, bukan lompatan ke perang robotik sepenuhnya independen.

>>> Kronologis Kebakaran di Ruko Pulogadung yang Tewaskan Tiga Orang

Jenderal Ken Wilsbach mengatakan CCA 'mengubah cara kita memproyeksikan kekuatan' di lingkungan yang sangat diperebutkan.