"Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten.

Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan. Sekarang ekonomi akan turun ke rakyat," kata Prabowo.

>>> YouTuber Ms Rachel Bela Murid TK Berhijab Usai Trump Bagikan Video

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak bersikap anti terhadap perusahaan besar. Menurutnya, seluruh pelaku ekonomi memiliki peran penting dalam pembangunan nasional.

"Indonesia ini negara besar. Kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD.

Kita butuh semuanya. Ini harus menjadi kekuatan ekonomi," ujarnya.

Prabowo menjelaskan konsep tersebut sebagai "Indonesia Incorporated", yakni sinergi seluruh kekuatan ekonomi nasional untuk mendorong pertumbuhan yang merata.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan koperasi bukan berarti melemahkan sektor ekonomi lainnya. "Kalau kita memperkuat koperasi bukan berarti kita akan memperlemah yang lain.

No. Kita perkuat semuanya," tegasnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali menyampaikan pesan kepada pihak-pihak yang masih meragukan masa depan Indonesia. Ia meminta masyarakat yang ingin membangun bangsa untuk tetap bersatu dan bekerja sama.

"Indonesia kaya. Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini.

Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah aja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain.

Silakan, tidak ada yang melarang," kata Prabowo.

Ia kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong. "Kalau di Indonesia, mohonlah mari kita bersatu, mari kita gotong-royong, mari kita kerja sama.

>>> Bianglala Pasar Malam di Deliserdang Rusak, 30 Pengunjung Terjebak

Yang kuat bantu yang lemah, yang lemah kerja sama yang baik. Insyaallah kita akan bangkit," tutupnya.