Piala Dunia 2026 resmi mencatat sejarah baru sebagai turnamen dengan jumlah comeback terbanyak sepanjang masa.

Kemenangan Inggris 2-1 atas Norwegia di perempat final, Sabtu (11/7), menjadi laga ke-14 yang berakhir dengan pembalikan skor.

>>> Cara Cek Status Pencairan KIP 2026 Lewat HP, Bisa Dilakukan Secara Online

Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Piala Dunia 2002 dengan sembilan comeback.

Artinya, edisi 2026 unggul lima laga dan menjadi turnamen paling dramatis dalam sejarah.

Drama Inggris vs Norwegia

Dalam laga di Miami, Norwegia sempat unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36.

Inggris menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham di masa injury time babak pertama.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai, sebelum Inggris memastikan kemenangan di babak perpanjangan waktu.

Bellingham kembali mencetak gol cepat dan mengunci comeback sekaligus tiket semifinal.

>>> Investor Asing Makin Dekati Danantara, Rosan Ungkap Peran Prabowo

Catatan comeback sebenarnya sudah pecah sejak fase 32 besar, saat Inggris mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1.

Sejak saat itu, Belgia, Portugal, hingga Argentina juga mencatat kemenangan setelah tertinggal lebih dulu.

Beberapa laga bahkan lebih dramatis karena melibatkan defisit dua gol, seperti Belgia yang menang 3-2 atas Senegal dan Argentina yang mengalahkan Mesir 3-2.

Format baru Piala Dunia dengan 48 tim dan total 104 pertandingan turut berkontribusi pada lonjakan angka ini.

Namun, intensitas comeback tetap mencolok karena 14 dari 99 pertandingan sejauh ini berakhir dengan kemenangan tim yang tertinggal lebih dulu.

>>> Pertamina Siap Jalankan B50, Impor Solar Diproyeksi Susut 18 Juta KL

Dengan lima pertandingan tersisa, rekor comeback di Piala Dunia 2026 masih berpotensi bertambah.