Drama Body Shaming Amanda Zahra Berakhir: Dokter Kecantikan dr. Ayu Kusumaningrum Akhirnya Minta Maaf, Akui Khilaf!
Ukuran Teks
Blak-blakan Minta Maaf: Akui Dibawa Emosi dan Asumsi
Di tengah gempuran kritik, dr. Ayu Kusumaningrum akhirnya tampil ke depan. Dalam video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya @ayukusumaningrum, ia tampak menyesali perbuatannya.
"Saya, dr. Ayu Kusumaningrum, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan keresahan yang telah saya timbulkan melalui unggahan dan komentar yang saya tuliskan di media sosial kepada Saudari Amanda Zahra," ujar dr. Ayu dengan nada penyesalan.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa serangkaian ujaran kasar dan body shaming yang dilontarkannya sama sekali tidak memiliki dasar yang objektif. "Saya mengakui bahwa seluruh pernyataan, termasuk kata-kata kasar maupun ujaran kebencian yang merendahkan penampilan perempuan lain maupun perempuan yang menjalani perawatan kecantikan, semua ini didasari oleh asumsi dan emosi saya pribadi," akunya.
Pengakuan ini membuka mata publik bahwa terkadang, jempol yang mengetik di media sosial bisa dikendalikan oleh emosi sesaat tanpa mempedulikan dampak psikologis bagi korbannya.
Menarik Garis Batas: Tegaskan Tidak Mencemarkan Nama Baik Institusi
Salah satu poin penting dalam video klarifikasi tersebut adalah upaya dr. Ayu untuk menarik garis batas antara tindakan pribadinya dengan institusi tempatnya bernaung. Ia menegaskan dengan keras bahwa perbuatannya adalah murni kesalahan pribadi dan tidak boleh dikaitkan dengan pihak mana pun.
"Seluruh tindakan tersebut saya lakukan atas kesadaran saya sendiri dan sama sekali tidak mewakili maupun berkaitan dengan nilai-nilai profesi kedokteran, tempat saya bekerja, organisasi profesi, maupun pihak lain mana pun," tegasnya.
Langkah ini diambil untuk melindungi reputasi klinik tempatnya bekerja, rekan-rekan sejawatnya, serta organisasi profesi kedokteran dari dampak buruk viralnya kasus ini. Ia menyadari bahwa kode etik dokter menuntut sikap profesional dan empati, yang mana telah ia langgar secara telak.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Conor McGregor Cedera Lutut di UFC 329, Kalah dari Max Holloway
Minggu / 12-07-2026, 13:26 WIB
Kontroversi VAR: Aturan Mistaken Identity Singkirkan Swiss dari Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 13:22 WIB
Fitur Tersembunyi Claude 2026: J-Space hingga Computer Use
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Harga Cabai Rawit Rp 61.900 per Kg, Bawang Merah Turun pada 12 Juli 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Data Kejahatan Raleigh Q2 2026: Pembunuhan dan Perampokan Menurun
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Dewan Kota Charlotte Bahas Perubahan Ordinan Perlindungan Remaja
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Argentina Unggul Cepat atas Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Cara Cek PIP 2026 Online Lewat SIPINTAR, Status Penerima Bisa Dilihat Pakai NISN dan NIK
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
DPR Tak Mau Ada 'Emas Jadi Cokelat' di Kasus Febrie, Panja Siap Awasi Langsung
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
Argentina Nyaris Tersingkir, Julian Alvarez Selamatkan Lionel Messi Cs ke Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
IMEF Dukung Relaksasi Produksi Nikel untuk Jaga Hilirisasi dan Lapangan Kerja
Minggu / 12-07-2026, 13:14 WIB
Motorola Edge 70 Max Bawa Baterai Terbesar di Keluarga Motorola
Minggu / 12-07-2026, 13:13 WIB
Putri Raiyah Yordania Diam-diam Cerai, Terungkap Usai Mantan Suami Nikah Lagi
Minggu / 12-07-2026, 13:13 WIB







