Jejak Emas Karir Akting: Sang Raja Rom-Com dengan Sejuta Wajah

Perjalanan akting Lee Jong Suk bisa dibilang sebagai sebuah novel yang penuh dengan plot twist dan karakter yang berkembang. Ia memulai debut aktingnya melalui film pendek Sympathy pada tahun 2005, namun namanya baru benar-benar melirik publik ketika ia tampil sebagai keponakan dari karakter Oscar (Hyun Bin) dalam drama fenomenal Secret Garden (2010).
 
Namun, titik balik sesungguhnya terjadi pada tahun 2012 melalui drama School 2013. Perannya sebagai Go Nam-soon, seorang siswa yang menyimpan luka batin mendalam, berhasil membawa Lee Jong Suk meraih penghargaan Best New Actor di KBS Drama Awards. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi menoleh ke belakang.
 
Berikut adalah deretan drama yang mengukuhkan namanya sebagai aktor papan atas:
 
1. Era Keemasan Fantasi-Romansa Drama I Can Hear Your Voice (2013) menjadi fenomena budaya pop di Asia. Perannya sebagai Park Soo-ha, seorang remaja dengan kemampuan membaca pikiran yang jatuh cinta pada pembela publiknya, menampilkan sisi rapuh dan tulus dari Lee Jong Suk. chemistry-nya dengan Lee Bo-young menjadi standar baru drama romantis Korea. Kesuksesan ini berlanjut lewat Pinocchio (2014), di mana ia memainkan Ki Ha-myung, seorang jurnalis dengan sindrom Pinocchio yang berusaha membalas dendam atas kehancuran keluarganya.
 
2. Eksplorasi Genre Sci-Fi dan Komedi Romantis Lee Jong Suk membuktikan bahwa ia adalah raja Rom-Com melalui W: Two Worlds Apart (2016), di mana ia bermain ganda sebagai karakter komik yang sadar akan penciptanya. Disusul oleh While You Were Sleeping (2017) yang menampilkan chemistry memukau dengan Bae Suzy, dan Romance Is a Bonus Book (2019) yang menyoroti kisah cinta beda usia dengan sangat elegan.
 
3. Transformasi Gelap dalam Big Mouth Puncak kedewasaan aktingnya terlihat jelas dalam drama Big Mouth (2022). Meninggalkan citra pria tampan yang lembut, Lee Jong Suk berubah total menjadi Choi Do-ha, seorang pengacara korup dan licik yang terjebak dalam konspirasi pembunuhan. Transformasi fisik dan emosinya dalam drama ini mendapat pujian universal dari para kritikus, membuktikan bahwa ia adalah aktor yang mampu keluar dari zona nyamannya.