Ia mengakui ada sedikit perbedaan skema, tetapi semua sudah diatasi selama persiapan lima hari.

>>> Prabowo Imbau Masyarakat Tak Mudah Tertipu Narasi Media Sosial

Saat ditanya tentang kemampuan mengimbangi produktivitas Toronto, Brown menegaskan bahwa eksekusi internal tetap menjadi prioritas.

"Kami selalu bicara tentang mencetak satu poin lebih banyak dari lawan, tetapi sebisa mungkin kami hanya fokus mengeksekusi setiap permainan," jelasnya.

Ia memperingatkan agar tidak terlalu jauh melihat ke depan.

"Jika kami terlalu melihat gambaran besar, kadang kami lupa di mana kami berada," ucap Brown.

Dukungan Pelatih dan Rekan Setim

Pelatih kepala Winnipeg Mike O'Shea menjelaskan bahwa Brown tidak berpakaian pada pertandingan sebelumnya karena butuh waktu lebih untuk mempelajari playbook secara penuh.

"Dengan Dru, Anda akan selalu percaya diri dengan kemampuannya mengeksekusi karena pengalaman dan profesionalismenya," ujar O'Shea.

O'Shea membela keputusan menggunakan Elgersma lebih dulu berdasarkan waktu persiapan dalam sistem kamp pelatihan.

"Kami pikir peluang terbaik saat itu adalah pemain yang telah melalui seluruh kamp pelatihan dan mengetahui segalanya," katanya.

Running back Blue Bombers Brady Oliveira menyatakan keyakinan penuh terhadap kesiapan Brown memimpin seluruh playbook ofensif melawan Argonauts.

"Dru sudah pernah di sini, dia jelas starter terbukti di liga ini. Dia tahu ofensifnya," ujar Oliveira.

Oliveira menambahkan bahwa keakraban Brown dengan Condell memberikan dorongan tambahan bagi ruang ganti.

"Dia bekerja dengan Tommy selama dua tahun terakhir di Ottawa, jadi kepercayaan dirinya sangat tinggi. Dia siap turun dan mengeksekusi dengan playbook penuh," pungkas Oliveira.

>>> 10 Tablet Terbaik untuk Nonton Piala Dunia 2026, Mulai Rp2 Jutaan

Argonauts memasuki pertandingan dengan rekor 2-2 di bawah quarterback Chad Kelly, yang memimpin liga dalam yard passing tetapi juga melakukan delapan intersepsi terbanyak.