Perumda Pasar Jaya meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman.

Program ini juga mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.

>>> Pungutan Ekspor Sawit Akan Dipakai Subsidi Harga B50 ke Petani-Nelayan

Manager Humas Perumda Pasar Jaya Topik Hidayatulloh mengatakan GEBER merupakan langkah konkret perusahaan dalam membangun budaya kebersihan di seluruh pasar yang dikelolanya.

"GEBER merupakan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman dalam mendukung Jakarta menuju kota global," kata Topik saat peluncuran program di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7).

Menurut Topik, gerakan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Kebijakan itu mendorong pengelolaan sampah dilakukan sejak dari titik awal atau sumbernya.

Sebagai implementasi, Perumda Pasar Jaya telah menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah di 146 pasar yang berada di bawah pengelolaannya.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong pedagang maupun pengunjung mulai memilah sampah langsung dari area pasar.

"Fasilitas ini disiapkan agar para pedagang dan pengunjung dapat memulai pemilahan sampah langsung dari sumbernya, yaitu area perpasaran yang menjadi salah satu pusat aktivitas utama masyarakat Jakarta," ujar Topik.

>>> Bandara Terbesar di ASEAN Ramai Penipuan, Otoritas Tindak Tegas

Selain penyediaan sarana pemilahan sampah, Pasar Jaya juga menjalankan proyek percontohan pengelolaan sampah di Pasar Induk Kramat Jati melalui kerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Perusahaan daerah itu juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT FBR untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan pasar.