Polisi Tangkap Pasangan Pembuang Bayi 4 Hari di Toilet Kereta Sancaka
Polresta Surakarta menangkap seorang pria berinisial HDP (31) dan perempuan berinisial NIZ (25) karena membuang bayinya di toilet Kereta Api (KA) Sancaka.
Wakapolresta Surakarta, Kombes Sigit mengungkapkan bayi yang baru berusia 4 hari itu merupakan hasil hubungan gelap antara HDP dan NIZ.
>>> Papua Football Academy Antar 4 Talenta Muda Raih Mimpi di Timnas U-17
HDP diketahui sudah menikah dan memiliki dua anak.
"Kedua tersangka (HDP dan NIZ) berpacaran dan melakukan hubungan gelap sehingga tersangka NIZ hamil," kata Sigit di Mapolresta Surakarta, Jumat (10/7).
NIZ melahirkan bayi tersebut di rumahnya sendiri pada 1 Juli 2026. Sehari setelah melahirkan, ia mendatangi HDP di Yogyakarta untuk membicarakan nasib sang bayi.
Pada Sabtu (4/7), HDP dan NIZ memutuskan meninggalkan bayi yang baru berumur 4 hari itu di tempat ramai.
Mereka membawa bayi menggunakan KRL dari Stasiun Lempuyangan menuju Solo, namun turun di Stasiun Klaten dan kembali ke Yogyakarta.
"Pelaku mondar-mandir dari Yogya, ke Klaten, ke Yogya lagi karena bingung," ujarnya.
Pelaku kemudian turun di Stasiun Tugu Yogyakarta. Awalnya mereka berniat meninggalkan bayi di musala, tetapi urung karena situasi terlalu ramai.
>>> Hell is Us di Nintendo Switch 2 Mundur ke Oktober 2026
Keduanya lalu berniat meninggalkan bayi di Musala Eksekutif. Namun saat berjalan menuju musala, HDP mendapat ide untuk meninggalkan bayi di dalam gerbong kereta Sancaka.
"Kemudian tersangka NIZ naik ke kereta dan HDP berjaga di pintu gerbong kereta. Setelah bayi ditaruh di toilet wanita, tersangka keluar dari stasiun Tugu," kata Sigit.
Kasat Reskrim PPA dan PPO, Kompol Ratna Karlina Sari menambahkan NIZ sempat mendatangi panti asuhan untuk menitipkan bayi, tetapi hanya diberi waktu 3 bulan penitipan.
NIZ berniat mengambil kembali bayinya setelah menikah dengan HDP.
"Karena tidak bisa menitipkan selama yang dia inginkan, mereka berdua berinisiatif untuk menaruh bayi itu di kereta atau di tempat umum agar bisa segera ditemukan dan diasuh orang," kata Ratna.
Saat ini bayi yang berusia 10 hari tersebut masih dirawat di RS Bhayangkara, Solo. Ratna mengatakan bayi tersebut akan diasuh oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
>>> Pocketpair: Catatan Patch Palworld 1.0 Melebihi Batas Karakter Steam
"Nanti kita dari Dinsos yang akan menjaga bayi ini di rumah sakit Bhayangkara agar tetap sehat, asinya juga terpenuhi, makannya juga terpenuhi," kata dia.
Update Terbaru
Taylor Frankie Paul Akui Kirim Teks ke Mantan soal Status MILF dan Payudara 'Sempurna'
Jumat / 10-07-2026, 20:44 WIB
Romelu Lukaku, Supersub Belgia Siap Ancam Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 20:44 WIB
Wali Kota Bandung Farhan Tumbang Usai Terima Tamu, Dilarikan ke RS
Jumat / 10-07-2026, 20:44 WIB
AS dan Meksiko Tersingkir, Harga Tiket Piala Dunia Anjlok hingga 65 Persen
Jumat / 10-07-2026, 20:43 WIB
Keluarga dr Icha Diperiksa 4 Jam, Serahkan Bukti Medis ke Polda NTT
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
Pokémon Scarlet dan Violet Kembali Hadirkan Mighty Hisuian Samurott di Raid 7-Star
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
Pemain ARC Raiders Temukan Glitch Duplikasi Item Usai Update 1.36
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
Developer Monster Fantasy Tanggapi Perbandingan dengan Monster Hunter
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
God of War Laufey Akan Hadir di San Diego Comic-Con 2026 dengan Panel Spesial
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
Galaxy Z Flip 8 Bisa Jadi Ponsel Lipat Clamshell Terakhir Samsung
Jumat / 10-07-2026, 20:42 WIB
Baterai iPhone Lipat Dikabarkan Lebih Besar dari Galaxy Z Fold 8
Jumat / 10-07-2026, 20:39 WIB
Setelah 200 Tahun, Guci Misterius Darwin Ungkap Rahasia Tersembunyi
Jumat / 10-07-2026, 20:39 WIB
Racun Kuno Ini Bisa Mengubah Sejarah Anestesi yang Kita Kenal
Jumat / 10-07-2026, 20:39 WIB
TRAI Tegaskan Nomor 140/1600 Tidak Boleh Diblokir atau Diberi Tag
Jumat / 10-07-2026, 20:39 WIB







