Memilih sepatu lari tidak bisa sembarangan. Sepatu yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan, performa, dan mengurangi risiko cedera.

Hal ini ditekankan oleh Agus Prayogo, atlet lari jarak jauh Indonesia yang telah memperkuat tim nasional selama lebih dari satu dekade.

>>> Kontroversi Lagu 'Gapapa' Memanas! Anisa Bahar Siapkan Jalur Hukum, Icha Chellow Dikecam, Atalia Praratya Ungkap Rasa Jijik

Ia berlaga di nomor 5.000 meter, 10.000 meter, hingga maraton.

Sepanjang kariernya, Agus mengoleksi banyak gelar juara nasional dan medali emas SEA Games. Ia juga mewakili Indonesia di Asian Games dan kejuaraan internasional lainnya.

Menurut Agus, pelari perlu memahami kebutuhan masing-masing sebelum membeli sepatu.

Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) dan American College of Sports Medicine (ACSM).

Tips Memilih Sepatu Lari dari Agus Prayogo

Berikut lima cara memilih sepatu lari yang tepat menurut Agus Prayogo.

1. Pilih sepatu sesuai jenis latihan.

Satu sepatu belum tentu cocok untuk semua kebutuhan. Kategori sepatu meliputi easy run, tempo run, interval, long run, dan race.

2. Sisakan ruang sekitar 1 cm di bagian depan kaki.

>>> Mykonos Jadi Parfum Terlaris di Shopee, Tahan Berapa Lama Wanginya?

Kaki akan sedikit membesar saat berlari lama, sehingga ruang ini mencegah lecet dan kuku menghitam.

3. Sesuaikan dengan bentuk kaki.

Setiap orang memiliki bentuk telapak kaki berbeda: flat feet, neutral arch, atau high arch. Jangan hanya mengikuti rekomendasi orang lain.

4. Perhatikan teknologi pendukung.

Fitur seperti bantalan, bobot, dan responsivitas harus sesuai dengan jenis latihan yang dilakukan.

5. Sesuaikan dengan anggaran.

Harga mahal belum tentu menjamin kenyamanan. Pilih sepatu yang sesuai kebutuhan dan budget.

>>> Dunia Kerja Berubah karena AI, Orang Tua Perlu Siapkan Anak Sejak Dini

Jika memungkinkan, lakukan analisis bentuk kaki di toko olahraga untuk mengetahui tipe sepatu yang paling sesuai.