Dunia hiburan dan jagat media sosial tanah air kembali dihebohkan dengan polemik yang menyeret nama besar pedangdut senior, Anisa Bahar. Kali ini, bukan perihal asmara atau penampilannya yang menjadi sorotan, melainkan kontroversi perubahan lirik lagu hits miliknya yang berjudul "Gapapa".
 
Lagu yang sejatinya memiliki pesan ketegaran hati ini mendadak menjadi buah bibir dan menuai kecaman keras dari berbagai lapisan masyarakat. Hal ini bermula dari ulah dua sosok kreator konten, Icha Chellow dan Mala Agatha, yang nekat menyanyikan ulang lagu tersebut dengan versi lirik yang dinilai sangat vulgar dan tidak pantas.
 
Tak pelak, aksi ini langsung memicu amarah sang pemilik lagu hingga menarik perhatian tokoh publik seperti Atalia Praratya yang ikut bersuara lantang mengecam tindakan tak etis tersebut.
 

Kronologi Lagu 'Gapapa' yang Berubah Jadi Vulgar

Bagi pencinta musik dangdut, lagu "Gapapa" yang dipopulerkan oleh Anisa Bahar tentu sudah tidak asing lagi. Dalam versi aslinya, lagu ini sarat akan makna tentang keikhlasan dan ketegaran menghadapi cobaan hidup. Lirik aslinya berbunyi:
 
"Aku dijauhin ya gapapa, aku dimusuhin ya gapapa, aku dijahatin ya gapapa, aku dibully pun ya gapapa."
 
Lirik tersebut sejatinya memberikan pesan positif tentang resiliensi atau daya tahan mental seseorang. Namun, naas bagi karya cipta ini. Di tangan Icha Chellow dan Mala Agatha, esensi dari lagu tersebut dibelokkan secara paksa. Mereka mengubah lirik orisinal tersebut menjadi untaian kalimat bernuansa vulgar, jorok, dan jauh dari norma kesopanan.
 
Video klip yang mereka unggah ke berbagai platform media sosial ini langsung viral dan memicu gelombang protes. Warganet beramai-ramai mengecam aksi ubah lirik demi konten ini karena dinilai telah melampaui batas etika, merendahkan martabat perempuan, dan sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur yang kini sangat lekat dengan gawai (gadget).