Kontroversi Lagu 'Gapapa' Memanas! Anisa Bahar Siapkan Jalur Hukum, Icha Chellow Dikecam, Atalia Praratya Ungkap Rasa Jijik
Ukuran Teks
Anisa Bahar Tidak Tinggal Diam, Siapkan Tim Hukum
Merasa karya ciptanya telah dinodai dan disalahgunakan secara sepihak, Anisa Bahar akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Jumat (10/7/2026), sang pelantun lagu hits ini menegaskan bahwa ia tidak akan membiarkan kasus ini menguap begitu saja tanpa konsekuensi.
Anisa menyatakan bahwa dirinya saat ini sedang mematangkan langkah hukum bersama tim advokasinya.
"Assalamualaikum Wr Wb. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan support dari masyarakat Indonesia. Bukannya Mami diam saja, tetapi Mami juga butuh diskusi, butuh pengacara, dan harus bicara dengan orang-orang yang terkait dalam masalah ini," tulis Anisa Bahar dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Anisa menyoroti dampak sistemik dari konten vulgar tersebut. Ia merasa prihatin karena konten semacam ini sangat mudah diakses oleh generasi muda.
"Karena lagu ini sudah sangat merusak sekali, bukan cuma Mami, tapi juga anak-anak bangsa Indonesia," tambahnya. Anisa berharap, langkah hukum yang akan segera ia eksekusi dapat memberikan efek jera (deterrent effect) bagi para kreator konten yang gemar melanggar hak cipta dan mengabaikan etika bermedia sosial.
Atalia Praratya Turun Gunung: "Saya Merasa Jijik dan Miris"
Polemik lagu "Gapapa" ini rupanya tidak hanya memicu amarah Anisa Bahar dan warganet, tetapi juga menarik perhatian serius dari tokoh publik yang dikenal vokal menyuarakan isu sosial dan keluarga, Atalia Praratya.
Melalui akun media sosialnya, Atalia secara terang-terangan mengecam aksi ubah lirik lagu tersebut. Ia bahkan tidak ragu menggunakan kata-kata yang menggambarkan rasa kekecewaannya yang mendalam terhadap konten yang dibuat oleh Icha Chellow dan Mala Agatha.
“Saya sampai tidak tega dan jijik mau posting lagunya. Sungguh lagu tersebut sangat tidak layak untuk diperdengarkan kepada siapa pun,” ungkap Atalia dalam unggahannya.
Atalia juga menyoroti fenomena miris di era digital saat ini, di mana para kreator konten rela melakukan cara apa pun, termasuk mengubah lirik dengan kata-kata tidak senonoh, hanya demi mengejar viralitas dan engagement semata.
“Sungguh miris! Demi viral, perempuan mencomot lagu milik orang lain lalu dirubah liriknya dengan kata-kata tidak senonoh, dan bahkan dibuat video klipnya,” tulisnya dengan nada kesal.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Alasan Putus Lee Jong Suk dan IU Jadi Sorotan, Diduga Pisah Sejak 2025
Jumat / 10-07-2026, 20:21 WIB
IMF Pertahankan Proyeksi Ekonomi RI 5% pada 2026
Jumat / 10-07-2026, 20:19 WIB
Prabowo Perintahkan Kepala Daerah Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
Dana SAL Berpotensi Dorong Pendanaan Perbankan ke Pinjaman Online
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
Prabowo Persilakan Masyarakat Laporkan Dugaan Penyimpangan MBG Lewat TikTok
Jumat / 10-07-2026, 20:14 WIB
NASA Kirim Curiosity ke Mars pada 2011 untuk Misi Dua Tahun, Kini 15 Tahun Kemudian Masih Bertahan
Jumat / 10-07-2026, 20:10 WIB
XLSmart Kuasai 700 MHz, Telkomsel Unggul di 2,6 GHz
Jumat / 10-07-2026, 20:09 WIB
6 Fakta Penting BBM Biosolar B50 yang Wajib Diketahui
Jumat / 10-07-2026, 20:09 WIB
Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Ubisoft Barcelona PHK 51 Karyawan di Hari Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Semua Kostum di Black Flag Resynced dan Cara Mendapatkannya
Jumat / 10-07-2026, 20:08 WIB
Tiffany Stratton Pertimbangkan Hidupkan Kembali Gimmick NXT di WWE SmackDown
Jumat / 10-07-2026, 20:07 WIB
Manajer MLB Utamakan Kesehatan Pitcher Muda Dibanding Pencapaian Sempurna
Jumat / 10-07-2026, 20:07 WIB







