Tidur Lebih Awal dan Istirahat Cukup

Kualitas tidur menjadi bagian dari gaya hidup Mahathir. Ia terbiasa tidur lebih awal meski tidak selalu langsung terlelap, dan memanfaatkan waktu sebelum tidur untuk membaca.

Dalam Longevity Podcast, ia mengingatkan agar tidak tidur berlebihan. Istirahat penting, tetapi durasi tidur yang terlalu panjang juga tidak selalu baik.

Tidak Mudah Marah

Selain fisik, Mahathir berusaha mengendalikan emosi. Ia meyakini stres dan kemarahan yang dipelihara dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam wawancara dengan Medical Channel Asia, ia mengaku belajar untuk tidak mudah marah ketika sesuatu tidak sesuai harapan.

Kebiasaan itu tidak terbentuk dalam semalam, tetapi seiring waktu ia lebih mampu menerima keadaan dengan tenang.

Pikiran yang tenang menjadi fondasi penting untuk menjaga tubuh sehat, termasuk membantu mengontrol tekanan darah.

Menjaga Hubungan dengan Toleransi

Rahasia panjang umur Mahathir juga terkait kehidupan pribadinya. Ia dan istri, Tun Siti Hasmah, telah menjalani rumah tangga lebih dari enam dekade.

Mahathir mengungkapkan kunci hubungan langgeng adalah toleransi. Ia mengakui sering berbeda pendapat dengan istrinya, terutama soal kedisiplinan waktu.

Mahathir sangat tepat waktu, sedangkan Siti Hasmah lebih santai.

>>> BSSN Soroti Urgensi Regulasi Keamanan Siber di Sektor Kesehatan

Alih-alih terus memperdebatkan perbedaan, Mahathir memilih menerima karakter pasangannya. Kemampuan saling memahami dan berkompromi menjadi cara menjaga keharmonisan sekaligus mengurangi stres.