Goldman Sachs mencatat bahwa reversal perdagangan saham AI sejak 22 Juni 2026 memberikan tekanan besar pada return hedge fund, terutama yang menerapkan strategi long-short.

High-beta momentum basket Goldman anjlok 19% dalam dua minggu terakhir. Ini merupakan penurunan terburuk dalam beberapa tahun.

>>> Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Kesehatan Berstandar Internasional

Hedge fund tercatat melakukan net sell saham teknologi AS selama empat minggu berturut-turut hingga 2 Juli. Sektor semikonduktor menjadi yang paling banyak dijual.

Menurut analis Goldman Sachs, era "beli semua AI" sudah berakhir. Fase berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan stock-picking.

Data menunjukkan bahwa kepanikan jual ini dipicu oleh koreksi tajam pada saham-saham AI yang sebelumnya menjadi favorit pasar.

>>> Fitur AI Inbox Gmail yang Sempat Saya Khawatirkan Ternyata Jadi Perubahan Terbaik

Goldman Sachs menekankan bahwa hedge fund yang terjebak dalam momentum positif AI kini harus menghadapi realitas baru.

Penurunan 19% pada high-beta momentum basket menjadi sinyal bahwa strategi investasi berbasis momentum mulai kehilangan daya tarik.

>>> Joanna Pettet, Aktris 'Casino Royale', Meninggal di Usia 83

Para pelaku pasar kini menunggu langkah selanjutnya dari hedge fund yang masih memegang posisi di sektor teknologi.