Pemerintah berharap layanan terpusat itu dapat membuat penyaluran program menjadi lebih tepat sasaran.

Menteri Maman menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penguatan narasi besar mengenai keadilan ekonomi dan keadilan sosial agar kesenjangan antara pengusaha besar dan kecil dapat dipangkas.

"Kita berharap pada era kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo ini, UMKM bisa semakin dirapikan agar semakin banyak yang naik kelas dan tumbuh menjadi pengusaha-pengusaha besar.

Tentunya, ini akan ikut mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial di daerah," katanya.

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan diskon biaya layanan marketplace sebesar 50 persen bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Fasilitas itu dapat diperoleh dengan syarat pelaku usaha telah bergabung ke dalam sistem SAPA UMKM.

Selain itu, Kementerian UMKM menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan inkubator bisnis yang akan terhubung dengan SAPA UMKM.

Langkah ini diharapkan memperluas akses teknologi dan menciptakan lebih banyak pelaku usaha inovatif.

>>> Observatorium Laut Madeira Luncurkan Dua Kapal Selam Otonom Senilai Hampir $7 Juta

Forum yang digelar Kementerian UMKM bersama Kumpul Impact, ASEAN Foundation, Asian Venture Philanthropy Network (AVPN), dan sejumlah pemangku kepentingan itu juga menjadi bagian dari penguatan implementasi program AI for MSME Advancement in ASEAN (AIM ASEAN) di Indonesia.