Observatorium Laut Madeira (OOM) baru saja memperkenalkan dua kendaraan bawah air otonom (AUV) yang dirancang untuk menjelajahi kedalaman Samudra Atlantik.

Kapal selam robotik ini diresmikan pada 25 Juni di pusat operasional OOM di Funchal.

>>> Steve Cherundolo Resmi Latih Tim Olimpiade AS untuk LA 2028

Investasi untuk kedua AUV ini mencapai sekitar $6,8 juta, bersumber dari Rencana Pemulihan dan Ketahanan Portugal.

Biaya operasional tahunan diperkirakan antara $1,7 juta hingga $2,3 juta, dengan target 100 hari operasi didanai pemerintah daerah dan sisanya dari proyek Eropa.

Dua Robot dengan Tugas Berbeda

Kedua kendaraan berasal dari keluarga Autosub Long Range milik Pusat Oseanografi Nasional Inggris.

Satu unit mampu menyelam hingga 4.900 kaki untuk penelitian kolom air, sementara unit lainnya dapat mencapai kedalaman 19.700 kaki untuk pemetaan laut dalam.

Kapal selam yang lebih dangkal memiliki ketahanan lebih dari 20 hari, sedangkan yang lebih dalam memiliki otonomi lebih dari 24 jam untuk pekerjaan dasar laut beresolusi tinggi.

Pembagian peran ini memungkinkan pengumpulan data yang lebih efisien.

Keunggulan Geografis Madeira

Madeira terletak sekitar 621 mil barat daya Lisbon, dengan perairan dalam yang sangat dekat.

Kedalaman 3.300 kaki dapat dicapai hanya dalam 6 mil dari pantai, dan lebih dari 9.800 kaki dalam 9 mil.

Kondisi ini memungkinkan tim peneliti mengakses laut dalam tanpa harus berlayar berhari-hari, sehingga uji coba lebih murah dan lebih cepat.

Hal ini menjadi potensi ceruk ekonomi biru bagi pulau kecil tersebut.

AUV ini bukan sekadar perangkat keras; mereka adalah platform sensor yang nilainya tergantung pada data yang dikumpulkan.