Wamendikti Luruskan Isu 60 Ribu Calon Maba Tak Daftar Ulang Akibat UKT
Sisanya, 17.816, ini baru calon mahasiswa yang tidak daftar ulang," imbuh ilmuwan kognitif tersebut.
Menjawab asumsi publik bahwa penolakan daftar ulang murni dipicu oleh lonjakan biaya kuliah, Stella mengungkapkan sejumlah alasan berdasarkan hasil pelacakan kementerian.
>>> Rupiah Ditutup Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS Sore Ini
Berdasarkan data evaluasi, ada faktor preferensi institusi dan ketidaksesuaian minat program studi (prodi).
"Tapi apakah memang karena UKT mahal? Mereka diterima di perguruan tinggi kedinasan, memilih ke sana.
Nomor dua, mereka diterima di prodi yang mereka tidak terlalu inginkan, sehingga memilih untuk mendaftar ke prodi di PTS, prodi yang mereka inginkan," tuturnya.
Meski demikian, pihak kementerian tidak menampik adanya kendala pada mekanisme jaring pengaman finansial, khususnya bagi pelamar program bantuan pendidikan.
"Memang ada mahasiswa kita yang mendaftar KIP Kuliah tetapi tidak mendapatkannya," aku Stella.
Sebagai solusi konkret, Stella mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah memiliki kebijakan mitigasi bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu melalui kategori UKT Level 1 dan Level 2.
Untuk kategori UKT Level 1, nominal biaya telah dikunci secara ketat agar tetap terjangkau.
"Namun untuk para mahasiswa ini bisa mendapatkan UKT level satu yang dibatasi Rp500.000 per semester," jelas Stella.
Secara perhitungan matematis, Stella menggambarkan bahwa beban biaya tersebut setara dengan pengalokasian dana mingguan yang sangat minim jika dikomparasikan dengan pengeluaran konsumsi harian masyarakat kelas pekerja.
"Rp500.000 untuk 15 minggu kuliah satu semester. Artinya, cukup menabung Rp33.000 per minggu.
Ini sama dengan mengorbankan mungkin satu mangkok bubur ayam spesial atau satu paket rokok setiap minggunya," kata Stella menganalogikan.
Di akhir penjelasannya, Wamendikti mengimbau seluruh calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus agar tetap optimis dan memanfaatkan hak sanggah administratif jika terkendala masalah ekonomi, alih-alih langsung memilih mundur dari bangku perkuliahan.
"Jadi yang penting untuk kalian yang lulus ke PTN tapi bermasalah ekonomi, jangan termakan disinformasi. Kalian berhak mendapatkan UKT level 1 atau level 2.
>>> Prabowo Resah Indonesia Belum Lolos Piala Dunia
Tetap semangat!" kata Stella.
Update Terbaru
Bukan Cuma Ngebut, Frekuensi 700 MHz Bikin 5G Lebih Mudah Didapat
Kamis / 09-07-2026, 19:44 WIB
Solo Leveling Incar Rain dan Lee Sung Min untuk Peran Penting
Kamis / 09-07-2026, 19:28 WIB
Patrick Stewart Bantah Rumor Pensiun Usai Avengers: Doomsday
Kamis / 09-07-2026, 19:28 WIB
Persona 4 Revival Dikabarkan Tambah Adegan Marie, Harapan Integrasi Lebih Baik
Kamis / 09-07-2026, 19:24 WIB
Badai Parah dan Banjir Bandang Ancam Wilayah Philadelphia Raya
Kamis / 09-07-2026, 19:23 WIB
Manga Monochrome Days Karya Yosuke Matsumoto Akan Berakhir pada 2 Agustus
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Tim MLB Bersaing Hadapi Keputusan Kritis di Tengah Deadline Perdagangan Juli
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Serangan Udara AS Tewaskan 14 Orang di Iran, Target Dekat PLTN Bushehr
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Hoosier dan Louisiana Lottery Umumkan Nomor Pemenang Terbaru
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Peternak Missouri Bangun Kerajaan Daging Sapi Lewat Rantai Pasok Mandiri
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Pelatih FC Barcelona Femeni Pere Romeu Perpanjang Kontrak Dua Tahun
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Ticketmaster Resmi Buka Platform Jual Beli Tiket Lowlands 2026
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
OAZE Lakeside Homes Hadir di Cikarang, Hunian Premium LippoLand Bidik Profesional hingga Investor
Kamis / 09-07-2026, 19:19 WIB
NFH Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi Industri F&B dan Hospitality
Kamis / 09-07-2026, 19:18 WIB







