"Tapi kalo untuk orang lain yg emang sehari-hari naik Tj, udah gitu banyak transitnya yang buat double tap gitu kayanya ok ok aja," tambahnya.

Senada, Tasya (23), pekerja di daerah Menteng, Jakarta Pusat, menilai skema langganan akan berguna jika tarif TransJabodetabek naik menjadi Rp10 ribu.

Ia menggunakan TransJakarta koridor T31 (PIK 2-Blok M) lalu transit di Halte Senayan Bank Jakarta menaiki koridor 1 (Kota-Blok M).

"Tergantung, kalau harga TJnya beneran naik ke Rp10 ribu, lebih untung pake member.

Tapi kalau tetep di Rp3.500, mungkin gak terlalu menguntungkan juga kalo pake member pun," ungkap Tasya.

Mobilisasi Tasya yang hanya 3-4 hari seminggu, termasuk akhir pekan, membuatnya harus kalkulatif.

"Pas wfo 3 kali seminggu dan pp, sama kadang weekend klo mau jalan ke arah jaksel atau jakpus.

>>> Serangan Baru AS, 7 Rudal Hantam Jembatan Kereta Iran

Jadi mungkin sekitar 3-4 hari per minggu," lanjutnya.