>>> TRAI Minta Truecaller Whitelist Nomor 140/1600, Warga India Blokir 5 Lakh Kali Sehari

Sebagian besar peserta merasa hanya sebagian studio yang melaporkan penggunaan AI secara akurat. Hal ini menyoroti masalah kepercayaan yang berkelanjutan antara pengembang dan konsumen.

Menariknya, pemain jauh lebih menerima alat AI yang digunakan selama pengembangan dibandingkan aset game buatan AI.

Saat ditanya tentang asisten pengkodean seperti Claude Code, 56% percaya pengembang harus mengungkapkan penggunaannya.

Namun, tanggapan terhadap pertanyaan terbuka menunjukkan banyak pemain nyaman dengan AI yang membantu programmer, membuat prototipe, atau menangani tugas berulang.

Pendapat yang paling umum adalah penerimaan bersyarat.

Banyak responden mengatakan AI dapat diterima jika meningkatkan produktivitas, tetapi tidak boleh menggantikan kreativitas manusia, terutama di bidang seni, tulisan, sulih suara, atau desain game.

Basis Pemain Steam Terus Bertumbuh

Laporan tersebut juga menyertakan perkiraan terbaru pengguna aktif bulanan Steam.

Dengan menggabungkan pengungkapan Undang-Undang Layanan Digital Uni Eropa Valve dengan data lalu lintas Steam regional, GameDiscoverCo memperkirakan Steam mencapai sekitar 198 juta pengguna aktif bulanan pada paruh kedua 2025.

Angka tersebut kemungkinan telah melampaui 200 juta saat ini.

>>> 5 Alternatif Retinol yang Ramah untuk Kulit Sensitif, Tak Kalah Efektif

Meskipun perkiraan ini bukan angka resmi Valve, hal ini menyoroti pertumbuhan berkelanjutan Steam dan mengapa pengembang sangat memperhatikan sentimen pemain seputar teknologi baru seperti AI.