Ia juga memberikan pujian khusus kepada Enzo Fernandez yang mencetak gol penentu kemenangan Argentina pada masa injury time.

"Gol ketiga dari Enzo Fernandez adalah sundulan yang luar biasa," katanya.

Penilaian Wright sekaligus membantah anggapan bahwa Argentina terlalu bergantung kepada Messi.

Meski kapten berusia 39 tahun itu kembali menjadi pembeda lewat satu gol dan satu assist, kemenangan tidak akan terwujud tanpa kontribusi pemain lain.

Romero menjadi sosok yang menghidupkan harapan Argentina saat memperkecil ketertinggalan. Sementara Fernandez memastikan kebangkitan spektakuler Albiceleste dengan gol yang mengantarkan mereka melaju ke babak delapan besar.

Mental pantang menyerah yang ditunjukkan Argentina juga menjadi sorotan.

Meski sempat tertinggal 0-2 hingga memasuki 15 menit terakhir pertandingan, mereka tetap bermain agresif dan terus menekan pertahanan Mesir sampai peluit panjang berbunyi.

>>> PFII Ditargetkan Tarik Investasi Global Rp300-500 Triliun

Kemenangan tersebut membuat Argentina menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia. Selanjutnya, tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026.