Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada pembiayaan yang berasal dari uang negara.

"Enggak pakai APBN," tegas Apri.

Profil Dody Hanggodo

Dody Hanggodo lahir di Mojokerto, Jawa Timur, pada 7 Februari 1966. Insinyur sekaligus pengusaha itu dilantik sebagai Menteri Pekerjaan Umum dalam Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.

Ia merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah yang dikenal aktif di HIPMI Jawa Timur dan sempat maju sebagai calon Wakil Bupati Nganjuk pada Pilkada 2024.

Masa pendidikan dasar Dody ditempuh di SD Rajawali Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 2 Temanggung dan SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

Selepas SMA, Dody menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar Sarjana Teknik Perminyakan pada 1989. Tiga tahun kemudian ia menyelesaikan program Magister Petroleum Engineering di University of Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat.

Perjalanan Karier

Karier profesional Dody dimulai sebagai Petroleum Engineer di ASAMERA Oil Co. pada 1989 hingga 1990, kemudian dipercaya menjadi Oil Field Production Supervisor sampai 1995.

Ia juga pernah bekerja di sektor perbankan sebagai Assistant Vice President Citibank N.A. pada 1993-1998 sebelum bergabung dengan Fajrindo Group sebagai General Manager pada 1999-2000.

Pengalaman berikutnya dijalani di sejumlah perusahaan, antara lain PT Tri Usaha Bhakti, PT Wahana Krida Mandiri, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nanggroe Aceh Darussalam-Nias Regional IV, PT Dual Samudera Perkasa, serta PT Indika Indonesia Resources.

Dody juga tercatat menjadi konsultan bisnis di perusahaan pertambangan batu bara PT Baramega Citra Mulia Persana dan perusahaan gula PT Prima Alam Gemilang.

Di dunia korporasi, ia pernah menjabat Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk pada 2017-2018 dan Komisaris PT Senabangun Anekapertiwi pada 2019-2020.

Setelah dipercaya menjadi Menteri Pekerjaan Umum pada 2024, Dody bergabung ke Partai Demokrat. Ia kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2025-2030 serta menjadi Dewan Pembina Persatuan Insinyur Indonesia.