Disneyland membuka kembali wahana Pirates of the Caribbean yang telah diperbarui pada 26 Juni setelah renovasi dua bulan.

Pembaruan ini menuai reaksi beragam dari pengunjung, terutama terkait adegan transformasi berteknologi tinggi di ruang harta karun.

>>> CRTC Selidiki Bell, Rogers, dan Telus atas Dugaan Pelanggaran Biaya

Wahana berusia 59 tahun ini mendapatkan peningkatan menyeluruh pada pencahayaan, batuan, dan Audio-Animatronics.

Kerangka statis tradisional yang bertumpuk di atas emas terkutuk digantikan dengan efek proyeksi hibrida dinamis yang menggambarkan kutukan abadi seorang bajak laut.

"Saat dia mengangkat dan mengambilnya serta melihatnya, itu memberikan mantra yang membekukannya dalam waktu," kata Alfredo Ayala, seorang Imagineer Disneyland, dalam video penjelasan.

"Dan kemudian, beban lengannya setelah berubah menjadi kerangka menjatuhkan koin, membebaskannya dari harta terkutuk."

Adegan yang diperbarui menggunakan projection mapping yang disinkronkan langsung ke figur animatronik bergerak untuk menciptakan putaran visual yang mulus.

Modifikasi ini menandai debut teknologi proyeksi spesifik tersebut di taman hiburan.

"Untuk selamanya, dia terjebak dalam putaran ini," kata Ayala.

Reaksi Beragam dari Penggemar

Pembaruan ini memicu diskusi signifikan secara daring. Banyak penggemar tradisional menyatakan kekhawatiran bahwa teknologi modern mengganggu atmosfer asli wahana klasik.

"Saya pasti setuju dengan memperbarui wahana yang ada dengan teknologi baru, namun saya merasa ini sangat bertabrakan dengan gaya wahana, dan saya juga suka bahwa sebagian besar awal wahana itu statis—itu menciptakan suasana seram melihat semua kerangka bajak laut," tulis seorang pengguna Instagram.

Kritik daring berpusat pada penyimpangan dari elemen nostalgia yang mendefinisikan pesona asli wahana. "Ini sangat mengganggu penceritaan, dan itu bukan vibe yang tepat untuk adegan itu sama sekali.