Kekalahan 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia memunculkan introspeksi dari para pendukung timnas Amerika Serikat.

Alih-alih menyalahkan lawan atau kontroversi di luar lapangan, banyak suporter justru mengakui timnya mempermalukan diri sendiri karena gagal menunjukkan kualitas sebagai tuan rumah.

>>> Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Kalahkan Mesir 3-2

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Selasa (7/7), Amerika Serikat tak mampu mengimbangi permainan Belgia.

Charles De Ketelaere menjadi aktor utama kemenangan Belgia lewat dua gol dan satu assist, sementara Romelu Lukaku serta Hans Vanaken turut mencetak gol.

Malik Tillman menjadi pencetak satu-satunya gol bagi tuan rumah.

Usai pertandingan, media sosial X dipenuhi evaluasi keras dari para pendukung Amerika Serikat.

Sebagian besar mengakui tim lawan tampil jauh lebih baik dan pantas melaju ke babak berikutnya.

Salah satu komentar yang banyak mendapat perhatian datang dari akun @ClayTravis.

"Selamat untuk Belgia. Mereka mendominasi kami.

Tapi saya tidak yakin kami bisa mengalahkan tim piala dunia mana pun hari ini.

Di panggung terbesar dalam pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola kami di depan kerumunan tuan rumah yang penuh semangat, tim kami benar-benar mempermalukan diri sendiri hari ini," katanya.

Pendapat serupa juga disampaikan akun @BuckSexton yang menilai ekspektasi tinggi terhadap sepak bola timnya kembali runtuh.

>>> Ahmad Khozinudin Kecam Refly Harun karena Panggil 'Si Udin': Tak Beretika

"Setiap 4 tahun di piala dunia, ada narasi bahwa timnas kami akhirnya kompetitif di level tinggi sepak bola!

Dan setiap 4 tahun, kita diingatkan bahwa tidak, mereka sama sekali tidak begitu. Malam ini memang kejam," tegasnya.