Valve baru saja merilis driver Windows 11 untuk Steam Machine.

Pengguna kini bisa mengganti sistem operasi bawaan SteamOS dengan Windows 11, meskipun langkah ini dianggap kontroversial oleh sebagian penggemar.

>>> Orbitals untuk Switch 2 Sudah Bisa Dipesan dengan Diskon $10

Driver tersebut tersedia di halaman Windows Resources milik Valve, berdampingan dengan driver untuk Steam Deck OLED dan LCD.

Paket driver mencakup dukungan untuk grafis, Wi-Fi, Bluetooth, dan slot kartu SD.

Dengan driver ini, Steam Machine secara teori dapat berfungsi seperti PC gaming biasa saat menjalankan Windows 11. Namun, performa game mungkin tidak seoptimal saat menggunakan SteamOS.

Saat ini dual-booting belum didukung, sehingga pengguna harus menghapus seluruh isi drive untuk beralih ke Windows. Langkah ini membuat Steam Machine lebih mirip dengan konsep Xbox Project Helix.

Keuntungan utama menggunakan Windows adalah kompatibilitas yang lebih luas dengan toko game seperti Epic Game Store dan GOG, serta dukungan penuh untuk Xbox Game Pass.

>>> Pengumuman Sony Hentikan Disk PlayStation Dilihat Lebih Banyak dari Trailer GTA 6

Masalah anti-cheat pada game kompetitif juga bisa teratasi.

Meski demikian, banyak pengamat meragukan pengguna akan beralih secara permanen. Rilis driver ini dinilai sebagai persiapan untuk fitur dual-booting di masa depan.

Valve juga baru saja meningkatkan manajemen memori VRAM pada Steam Machine. Sebuah bug yang menyebabkan layar merah juga telah diperbaiki dengan mematikan perangkat selama 24 jam.

Dengan harga $1.049, Steam Machine dinilai memiliki keunggulan dibanding konsol hybrid PC lainnya.

>>> Kesuksesan Space Marine 2 Ubah Segalanya bagi Saber Interactive

Rilis driver Windows 11 ini membuatnya semakin siap bersaing dengan Xbox Project Helix yang akan datang.