Sebagai KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada ekonomi digital, pendidikan, dan teknologi, KEK Singhasari terus memperkuat posisinya sebagai international hub bagi inovasi dan pengembangan talenta.

Setelah menjalin kemitraan dengan King's College London, KEK Singhasari kini bekerja sama dengan IIM Bangalore, salah satu institusi pendidikan manajemen terkemuka di Asia.

"Kolaborasi ini mencerminkan transformasi KEK Indonesia dari kawasan industri menjadi ekosistem yang mengintegrasikan investasi, pendidikan, teknologi, riset, dan pengembangan talenta untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan," jelasnya.

Lebih lanjut, kerja sama dengan IIM Bangalore juga melengkapi berbagai inisiatif kolaborasi Indonesia–India yang telah berkembang di KEK Singhasari, termasuk melalui Cyber Defense Academy dan Mumbai–Malang Creative Tech Corridor.

Momentum tersebut semakin memperkuat hubungan strategis Indonesia dan India yang terus berkembang, termasuk di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan teknologi.

Pada tahun 2025, nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD23,2 miliar, sementara selama Januari–April 2026 tercatat sebesar USD7,9 miliar.

>>> Said Iqbal Protes ke Menkeu Purbaya: Pengusaha Besar Dapat Tax Amnesty, Buruh Kena Pajak JHT

"Saya yakin kemitraan ini akan menandai tonggak penting dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi kita, memperdalam kolaborasi akademisi dan industri, serta memastikan bahwa manfaat dari pengembangan KEK dapat diwujudkan dalam bentuk sumber daya manusia yang lebih unggul dan peluang yang lebih besar bagi generasi mendatang," ujar Susiwijono.