Umar Dumbuya, seorang remaja berusia 18 tahun dari London timur, ditemukan tewas setelah tenggelam di sebuah danau di Powys, Wales, pada 30 Juni lalu.

Ia sedang mengikuti perjalanan berkemah dalam program Duke of Edinburgh bersama siswa-siswa lain dari Leyton Sixth Form.

>>> Riau Raih Anugerah Adinata Syariah 2026 untuk Nilai Ekspor Halal Terbaik

Jenazah Umar ditemukan tidak lama setelah insiden tersebut. Peristiwa ini menjadi salah satu dari beberapa kematian akibat gelombang panas di Inggris pada akhir bulan lalu.

Kenangan Manis dari Sekolah

Pihak Leyton Sixth Form menyampaikan pernyataan duka cita yang mendalam. Mereka menyebut kehilangan ini sebagai pukulan berat bagi komunitas sekolah.

"Umar akan dikenang karena kebaikan, kehangatan, dan dampak positif yang ia berikan kepada keluarga, teman, teman sekelas, dan semua orang yang mengenalnya," demikian pernyataan sekolah.

>>> Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah, Jabar Raih Adinata Syariah 2026

Mereka menambahkan bahwa kepergian Umar meninggalkan kekosongan yang tak terukur di hati orang-orang yang mencintainya.

Dengan izin keluarga, sekolah menggalang dana untuk membantu biaya pemakaman dan kebutuhan mendadak lainnya. Hal ini dilakukan agar keluarga dapat berduka tanpa beban finansial tambahan.

>>> Jateng Raih Anugerah Adinata Syariah 2026 untuk Keuangan Mikro Syariah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab pasti tenggelamnya Umar. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan.