Gelombang Panas Ekstrem di Prancis Tewaskan Puluhan Orang
Lebih dari 40 orang dilaporkan tewas tenggelam di Prancis dalam lima hari terakhir akibat gelombang panas ekstrem yang melanda negara tersebut.
Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu mengumumkan angka kematian tersebut dalam rapat kabinet darurat pada Selasa (25/7) dan menyebutnya sebagai "momok tragis".
>>> Heo Nam Jun Akhirnya Bantah Rumor Kencan dengan Hong Yi Seol
Sebagian besar korban tenggelam terjadi saat berenang di area tanpa pengawasan seperti danau dan kanal, dengan banyak korban adalah remaja.
Prancis saat ini terperangkap dalam fenomena "heat dome", yaitu tekanan atmosfer tinggi yang memerangkap panas di suatu wilayah dan mengubahnya menjadi tungku raksasa.
Perubahan iklim disebut meningkatkan intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrem seperti ini.
Sejak gelombang panas dimulai pekan lalu, suhu rekor tercatat di berbagai wilayah. Lebih dari setengah wilayah Prancis berada dalam status siaga merah.
Suhu tertinggi mencapai 44 derajat Celsius di barat daya Prancis, lebih panas dibandingkan beberapa bagian Sahara dan Timur Tengah pada hari yang sama.
>>> Tiffany SNSD Blak-blakan Soal Kehidupan Setelah Menikah dengan Byun Yo Han
Paris diperkirakan akan mencapai 40 derajat Celsius pekan ini, sementara wilayah tengah Prancis bisa mencapai 43 derajat.
Badan cuaca nasional Météo-France mencatat malam terpanas sejak pencatatan dimulai pada 1947, dengan suhu rata-rata mencapai 21,7 derajat Celsius.
Di Prancis, penggunaan pendingin udara masih jarang dan dianggap tidak lazim. Banyak orang mencari kesejukan dengan berenang, meskipun berbahaya.
Menteri Olahraga Marina Ferrari mengingatkan bahwa berenang di area tanpa pengawasan saat gelombang panas sangat berisiko.
>>> Mobile Legends Patch 2.1.94 Server Lanjutan: Bruno dan Kaja Kena Nerf
Selain kasus tenggelam, setidaknya lima orang lainnya tewas terkait gelombang panas, termasuk dua balita yang ditemukan di dalam mobil keluarga.
Update Terbaru
Kolam Refleksi Trump Kalah Melawan Alga, Jadi Simbol Kepresidenan
Selasa / 30-06-2026, 01:54 WIB
Harga Saham SpaceX Anjlok, Elon Musk Tak Lagi Triliuner
Selasa / 30-06-2026, 01:54 WIB
Banyak ARMY Jadi Korban Penipuan Tiket Konser BTS di Jakarta
Selasa / 30-06-2026, 01:54 WIB
Terungkap Sosok Pria di MV Lemon Tang Hearts2Hearts yang Bikin Penasaran
Selasa / 30-06-2026, 01:49 WIB
Bocoran Event PUBG Mobile Juli 2026: Kolaborasi Naruto, Spider-Man, dan Turnamen Besar
Selasa / 30-06-2026, 01:49 WIB
Bocoran Event Genshin Impact Juli 2026: Versi 6.7 Hadirkan Karakter Baru
Selasa / 30-06-2026, 01:49 WIB
Kebocoran Galaxy Watch Ultra 2: Kecerahan 5.000 Nits dan Ketahanan IP69K
Selasa / 30-06-2026, 01:45 WIB
Walton College Tunjuk Dua Pimpinan Baru untuk Akuntansi dan Keuangan
Selasa / 30-06-2026, 01:45 WIB
Hunan Jadi Magnet Baru bagi Bisnis Asing di Hong Kong
Selasa / 30-06-2026, 01:44 WIB
Bintang 'Mormon Wives' Layla Taylor Umumkan Dirinya Biseksual
Selasa / 30-06-2026, 01:42 WIB
Terrion Arnold Dapat Jaminan Bebas, Ditetapkan Rp16 Miliar
Selasa / 30-06-2026, 01:42 WIB
TMZ Ajak Penonton Masuk ke Ruang Redaksi Lewat Siaran Langsung
Selasa / 30-06-2026, 01:42 WIB
Peralatan Pencahayaan Mulai Berdatangan di MSG Jelang Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Selasa / 30-06-2026, 01:42 WIB
Penyebab Kematian Daveigh Chase Terungkap: AIDS
Selasa / 30-06-2026, 01:39 WIB






