Integrasi ini membuat aplikasi terasa kurang seperti perpustakaan musik dan lebih seperti DJ pribadi yang tertanam di Android.

Keunggulan terbesarnya adalah Gemini bisa menangani permintaan yang tidak jelas. Dengan kebanyakan aplikasi musik, saya harus mengingat judul lagu, artis, album, atau playlist secara persis.

Namun, terkadang saya hanya ingat adegan, remix, penyanyi, atau suasana hati. Gemini menangani permintaan samar ini dengan sangat baik.

Misalnya, saya bisa berkata, 'Putar lagu remix dari SRK dan Dua Lipa,' dan Gemini mengerti jenis lagu yang dimaksud tanpa memaksa saya mengetik judul yang tepat.

>>> Bek Inggris Jarell Quansah Dikartu Merah Lawan Meksiko

Dalam kasus lain, saya meminta lagu pernikahan dari film Dhurandhar, dan Gemini langsung menemukan serta memutarnya tanpa membuka YouTube Music.

Pemahaman fuzzy semacam ini membuat perbedaan besar.

Saya juga bisa meminta lagu santai dari Kumar Sanu dan Udit Narayan, dan YouTube Music langsung memutar lagu hits mereka tanpa saya harus membuat playlist manual.

Fitur ini terasa lebih seperti percakapan daripada pencarian. Saya tidak perlu berbicara seperti kueri database.

Sempurna Saat Menyetir

Integrasi Gemini di YouTube Music terasa paling berguna saat saya menyetir. Itu adalah waktu terburuk untuk membuka aplikasi musik, menggulir playlist, mengetik nama lagu, atau berpindah menu.

Bahkan beberapa ketukan tambahan bisa mengganggu konsentrasi. Dengan YouTube Music dan Gemini, saya bisa tetap fokus di jalan dan meminta apa yang saya inginkan.

Saya bisa berkata, 'Putar lagu energik untuk perjalanan jauh,' 'Putar lagu romantis Arijit Singh,' atau 'Putar hits terbaru Adele,' dan YouTube Music langsung memutarnya tanpa saya harus berurusan dengan aplikasi.