Resident Evil Requiem memperkenalkan protagonis baru bernama Grace Ashcroft, seorang analis FBI biasa yang langsung mencuri perhatian penggemar di seluruh dunia.

Berbeda dengan karakter veteran seperti Leon S.

>>> 9 Fakta Menarik Usai Timnas Inggris Kalahkan Meksiko di Piala Dunia 2026

Kennedy atau Chris Redfield yang sudah sangat berpengalaman, Grace justru membawa nuansa survival horror yang berbeda karena ketidakberdayaannya.

Profil Grace Ashcroft

Grace Ashcroft adalah analis intelijen FBI berusia sekitar 22 hingga 25 tahun yang menjadi protagonis utama dalam game Resident Evil Requiem yang dirilis tahun 2026.

Berbeda dari agen lapangan, Grace adalah pekerja belakang meja yang lebih nyaman bekerja dengan data. Kepribadiannya sangat introvert dan tertutup, terutama sejak ibunya terbunuh.

Detail kecil seperti tangan yang gemetar saat memegang senjata dan animasi berlari yang amatir menciptakan ketegangan tersendiri. Pemain tidak merasa aman meskipun Grace sudah memegang senjata.

Desain karakter yang lemah ini justru menjadi nilai utama yang menciptakan suasana semakin mencekam. Sutradara Koshi Nakanishi sengaja mendesain Grace untuk mengembalikan nuansa survival horror klasik.

Fakta-Fakta Grace Resident Evil

Berikut beberapa fakta menarik tentang Grace di Resident Evil, termasuk karakter penakut dan tidak pandai memegang senjata.

Dalam cerita Resident Evil Requiem, tubuh Grace menyimpan antivirus langka bernama Elpis yang dikembangkan secara diam-diam oleh Spencer sebelum kematiannya.

Antivirus ini diklaim mampu menghancurkan semua agen bioweapon yang pernah digunakan.

Keberadaan Elpis di dalam tubuh Grace menjadikannya target dari berbagai pihak jahat, termasuk Dr. Victor Gideon dan organisasi misterius bernama Connection.

Penemuan ini berpotensi mengubah seluruh arah cerita franchise Resident Evil ke depannya.