Saat pertama kali ingin memasarkan tutup botol plastik warna-warni, Intan sempat diliputi rasa ragu. Namun, ketakutannya langsung sirna begitu melihat antusiasme pasar yang begitu besar.

"Awalnya aku sempat maju mundur dan nggak yakin, kira-kira bakal ada yang beli nggak ya. Tapi ternyata setelah dicoba, yang cari banyak banget.

Apalagi kalau lagi ada tugas sekolah atau event prakarya dari guru, biasanya permintaan naik banget," jelasnya.

Dalam sehari, Intan rata-rata bisa menjual sekitar 30 hingga 40 bungkus paket tutup botol plastik.

Dari jualan benda sederhana ini saja, ia bisa mengantongi omzet Rp200.000 hingga Rp300.000 per hari saat musim ramai.

Jika diakumulasikan dengan penjualan mainan edukasi anak miliknya, total omzet harian yang didapatkan Intan bisa menyentuh angka Rp2 juta sampai Rp3 juta.

Tidak hanya tutup botol, ibu rumah tangga kreatif ini ternyata juga pernah sukses menjual barang-barang yang sekilas terlihat biasa saja seperti biji pinus hingga kacang hijau secara online.

Melalui keberhasilannya ini, Intan menyelipkan pesan mendalam bagi siapapun yang baru ingin merintis usaha.

"Menurut aku, kita jangan terlalu membatasi pikiran kalau jualan itu harus selalu tas, baju, sepatu, atau produk yang terlihat besar.

Kadang justru barang-barang yang ada di sekitar kita juga bisa punya nilai jual kalau kita mau lebih peka melihat peluang dan bisa memasarkannya secara online," tuturnya.

>>> Harga Realme C100i Rp2 Jutaan, Baterai 7.000 mAh dan Bodi Tahan Jatuh

Di akhir wawancara, Intan juga mengingatkan para pemula untuk selalu sabar, mau beradaptasi dengan konten digital, serta jeli dalam menghitung biaya admin di marketplace agar bisnis yang dijalani bisa tetap mendatangkan cuan maksimal.