Wasit Ilgiz Tantashev kemudian meninjau ulang insiden itu melalui monitor video alat bantu di pinggir lapangan.

Kylian Mbappe yang maju sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna tanpa cela pada menit ke-67.

Sepakan dingin sang kapten resmi mengubah kedudukan sekaligus membawa keunggulan tipis bagi timnya.

Tertinggal 1 gol memaksa skuad Paraguay berani keluar menyerang demi menyamakan kedudukan di sisa waktu. Situasi ini membuat ruang di lini pertahanan mereka menjadi lebih terbuka untuk dieksploitasi.

Penjaga gawang Orlando Gill tampil luar biasa dengan menggagalkan serangkaian peluang emas Prancis di menit-menit akhir. Ia sukses mementahkan 2 tembakan beruntun dari Mbappe pada masa perpanjangan waktu.

Sebelum pertandingan hidup-mati ini digelar, Prancis sebenarnya membawa modal rekor penampilan yang sangat meyakinkan di fase grup.

Namun, performa tak kenal lelah dari Paraguay sempat membuat juara dunia 2 kali itu kewalahan.

>>> BEI Pernah Soroti Laporan Keuangan Pos Indonesia Sebelum Muncul Dugaan Manipulasi

Keberhasilan mempertahankan skor 1-0 ini membawa Prancis semakin dekat dengan target juara di turnamen bergengsi ini. Sementara bagi Paraguay, kekalahan ini menghentikan kejutan besar yang hampir mereka ciptakan.