Ibu Negara Melania Trump menghadapi tenggat kritis karena undang-undang pengasuhan anak andalannya masih tertahan di Senat menjelang reses Kongres Agustus yang dijadwalkan mulai 10 Agustus 2026.

RUU Fostering the Future Act, yang telah disetujui DPR secara bulat, bertujuan memperluas akses perumahan, pendidikan, dan pelatihan karier bagi pemuda yang meninggalkan sistem pengasuhan.

>>> Diamondbacks Kalahkan Brewers 4-3, Brandon Woodruff Cedera

Lebih dari 400.000 anak di seluruh negeri akan terkena dampak undang-undang ini.

Desakan Langsung dari Ibu Negara

Dalam sebuah diskusi meja bundar bipartisan di Capitol Hill pada April, Melania Trump secara pribadi memberikan mandat langsung kepada anggota parlemen mengenai tenggat waktu undang-undang tersebut.

"Saya ingin ini di meja Donald sebelum reses Agustus," kata Melania Trump.

Sebelumnya, ia menyatakan optimisme bersama presiden saat piknik Kongres di Gedung Putih pada hari pemungutan suara DPR.

"Semoga cepat disahkan di Senat. Saya yakin akan berhasil.

Ini hal yang hebat," ujarnya.

Penasihat senior eksklusifnya, Marc Beckman, membela strategi Ibu Negara yang bekerja di belakang layar untuk memaksimalkan dampak legislatif dan kemanusiaan.

"Ibu Negara Melania Trump berkomitmen penuh. Dia ingin mencapai lebih dari ibu negara mana pun dalam sejarah," kata Beckman.

Ia mencatat bahwa pendekatan publik Melania sangat dipengaruhi oleh pengalaman sebelumnya dengan pemberitaan politik.

>>> Cara Efektif Dapatkan 1 Juta Saldo Dana dari Aplikasi Sorbox 2026

"Dia tidak memutuskan sesuatu berdasarkan apa yang mungkin dikatakan media. Ada begitu banyak pekerjaan penting yang dia lakukan," tambah Beckman.

Beckman menjelaskan bahwa fokus Melania pada kesejahteraan anak internasional meningkat setelah menyaksikan dampak konflik antara Rusia dan Ukraina.